Aset yang Terabaikan


Komik Techno Salik TechnopreneurKetika pertama kali mendengar kata Entrepreneurship, interpretasi saya mengatakan bahwa technopreneurship itu adalah gabungan dua kata dari technology yang artinya alat teknik dan entrepreneurship yang berarti kewirausahaan. Namun dari pengetahuan tersebut, saya masih bingung untuk menyimpulkannya. Apakah technopreneurship itu perusahaan yang memproduksi teknologi, mempekerjakan teknologi atau kedua-duanya? Wajar karena memang saya bukan ilmuan dan tidak berhak dengan simpulan yang buta teori ini.

Kemudian, insting investigasi saya pun muncul kembali. Berbagai pertanyaan-pertanyaan dilayangkan kepada orang-orang di sekitar saya, dari mulai teman-teman sekelas kuliah saya hingga sahabat-sahabat saya di asrama tempat saya tinggal di Bandung. Dari mulai mahasiswa Pendidikan, Komunikasi, Hukum sampai mahasiswa Teknik. Tetapi lagi-lagi jawabannya masih senada dengan saya yang tak banyak tahu.

Hal tersebut kulakukan, karena : yang pertama, saya malas baca artikel-artikel di internet sebagai referensi, dan kedua, sekedar ingin tahu seberapa besar pemahaman orang-orang terhadap istilah Technopreneurship, karena saya sendiri sangat kurang faham. Entah karena memang orang-orang yang saya tanyai memang benar-benar belum tahu atau salah saya sendiri yang kurang luas mencari tahu.

Bagi saya, rasanya untuk ruang lingkup kecil seperti ini dirasa cukup untuk dijadikan sampel sebagai bahan penarik kesimpulan, memberikan keyakinan dan kepercayaan bahwa technopreneurship masih harus disosialisasikan kepada khalayak luas. Mengapa?

Setelah saya paham betul dengan technopreneurship, saya akhirnya sadar. Maka dari itu masyarakat pun semestinya juga ikut menyadarinya. Kenyataan saat ini memang masyarakat kurang mengetahui pengaruh positif dari pengembangan technopreneurship. Mereka hanya tahu tentang entrepreneurship atau bisnis saja, tanpa memperhatikan betapa besar dukungan teknologi terhadap perkembangan bisnis.

Technopreneurship adalah gabungan kata yang bermakna luas, yakni teknologi yang bersinergis dengan wirausaha. Baik itu perlengkapan produksinya maupun produknya (software dan hardware). Maka itulah dinamakan technopreneurship. Tujuannya pun masing-masing berbeda, yaitu agar mampu kerja praktis dalam kegiatan produksi, menelurkan produk yang berkualitas, dan membentuk jaringan antar supplier, produsen dan konsumen.

Masyarakat saat ini masih banyak yang belum ‘terbangun dari tidur panjangnya’. Mereka tak sadar bahwa inovasi teknologi yang saat ini terus berkembang tiada henti itu merupakan aset bagi usaha. Aset merupakan modal agar impian wirausaha dapat tercapai. Tanpa aset, sebuah wirausaha akan sulit memperoleh pencapaian yang maksimal.

Dari situlah kita sadar akan pentingnya teknologi. Selain itu, kita juga paham bahwa teknologi saat ini, seperti komputer misalnya bukan lagi sekedar digunakan untuk mengetik teks, menonton film digital, mendengarkan musik, bermain game, tetapi juga dapat digunakan sebagai perangkat komunikasi. Dengan menghubungkannya dengan internet, perangkat komputer dapat mengakses segala hal. Mencari sponsor, menjalin kerjasama antar produsen, dan pastinya bisa merenggut para konsumen dengan mudah dan luas. Dengan begitu, para entrepreneur pastinya tergiur untuk mampu menjadi technopreneur.

Sudah saatnya semua turun tangan untuk membantu ‘membukakan mata’ yang mengabaikan aset tersebut. Dengan diadakannya penyuluhan, pelatihan atau seminar tentang technopreneurship dan kemudian para entrepreneur berkembang menjadi technopreneur, maka sudah tentu Indonesia telah menjadi negara yang maju. [] Abdul Kholik | TechnoSalik

*) saya Abdul Kholik menyatakan bahwa artikel yang saya buat ini adalah asli karya saya dan bukan hasil plagiat. view disclaimer here.

Iklan

4 responses to “Aset yang Terabaikan

  1. Mantaapp ! mau dong dibikinin komiknyaa om kosmaa 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s