Category Archives: Religi

Dalil Dakwah : AL-AHZAB 70-71 : 70. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar (dakwah), 71. Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

APAPUN AGAMANYA, MIRAS TETAP HARAM


Jurnal Salik Antimiras - Overdosis

Agama merupakan pedoman hidup manusia. Dengan agama, manusia bisa diatur secara baik. Karena di dalam agama terdapat doktrin-doktrin dan dogma-dogma normatif yang mengatur ketertiban dan kesejahteraan manusia. Baca lebih lanjut

Doa Mustajab


Berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) doa adalah suatu permohonan (harapan, permintaan pujian) kepada Tuhan. Orang yang memanjatkan doa merupakan cermin penghambaan seseorang kepada Allah SWT yang di dalamnya terkandung unsur ketundukan, harapan dan kepasrahan secara total.

“Dan Allah berfirman: ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’”. (QS Ghafir [40] : 60)

Yang dimaksud dengan ‘menyembah-Ku’ dalam ayat ini adalah berdoa kepada Allah SWT. Bahwa Allah berjanji akan mengabulkan permintaan hamba-hamba-Nya.  “Sesungguhnya Tuhan kalian adalah Yang Maha Hidup lagi Maha Mulia. Dia akan merasa malu kepada hamba-Nya, apabila hamba tersebut menengadahkan kedua tangannya, lantas ia menolaknya tanpa memberikan apapun.” (HR Abu Dawud)

Dalil-dalil ini secara eksplisit menerangkan bahwa Allah SWT pasti akan mengijabah setiap doa. Namun dalam sebuah contoh kasus misalnya bagaimana dengan seseorang yang secara kontinyu berdoa bahkan dengan ikhtiar pula tetapi tak kunjung dikabulkan?

Allah SWT Maha Mendengar atas segala doa (QS Ibrahim [14] : 39) dan Ikhtiar memang menjadi peran pokok dalam berdoa. Namun prosedur berdoa secara syar’i juga perlu diperhatikan. Misalnya berdoa dengan suara yang lemah lembut dan tidak meminta sesuatu hal yang melampaui batas. (QS al-A’raf [7] : 55).

Allah SWT Yang Maha Dekat juga memberikan syarat kepada hambanya yang memanjatkan doa untuk senantiasa istiqomah dalam beriman dan bertakwa agar selalu berada di jalan yang benar (QS al-Baqarah [2] : 186).

Selain itu, yang lebih diutamakan lagi adalah berdoa sesuai dengan tuntunan. Yakni doa-doa yang banyak dicontohkan dalam Alquran dan Hadis, dimana di dalamnya banyak terdapat puji-pujian kepada Allah SWT dan lebih banyak mendoakan kebaikan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain.

“Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya adalah mustajab. Setiap kali dia memanjatkan doa kebaikan untuk saudaranya, di dekat kepalanya ada seorang malaikat yang berkata : ‘Aamiin, semoga engkau juga beroleh hal yang sama.’” (HR Muslim)

Dalam riwayat Abu Hurairah, Rasulullah SAW menjelaskan bagaimana Allah SWT mengabulkan doa sekaligus aturannya, “Tidak ada seorang pun yang berdoa kepada Allah, melainkan akan dikabulkan, entah dengan segera memberikannya di dunia, atau dengan menyimpannya di akhirat, atau dengan melebur dosa-dosa yang sekadar bobot doanya, selama ia tidak berdoa untuk suatu dosa dan memutus silaturahim, atau ia ingin permintaannya segera dikabulkan.” (HR Tirmidzi)

Momen bulan Ramadhan seperti sekarang ini menjadi saat yang tepat bagi kita untuk senantiasa berdoa. Karena Rasulullah SAW juga bersabda, “Doa orang yang berpuasa itu tidak akan ditolak.” (HR Ibnu Majjah)